Kolaborasi Engineering Bukaka dan WIKA Hadirkan Ikon Infrastruktur Pariwisata di Bogor
Bogor, 18 Juni 2026 — Siapa bilang kawasan Puncak dan Sukamahi, Bogor, hanya tentang hamparan kebun teh? Di tengah panorama Gunung Salak dan Gunung Pangrango, sebuah ikon baru pariwisata Indonesia tengah hadir melalui pembangunan Jembatan Gantung Kaca Bendungan Sukamahi.
Dengan bentang 275 meter, jembatan ini dirancang sebagai salah satu jembatan kaca terpanjang di Indonesia. Proyek yang digarap oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) tersebut memadukan struktur jembatan gantung dengan lantai kaca untuk menghadirkan pengalaman wisata yang unik sekaligus aman.
Dalam proyek ini, PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK) berperan sebagai subkontraktor yang menangani struktur utama jembatan. Lingkup pekerjaan Bukaka mencakup pemasangan kabel utama atau wire rope, struktur steel deck, erection box pylon, serta berbagai komponen struktur baja dan hanger.
“ Kekuatan Bukaka memang ada di engineering. Kami membuat alat-alat khusus sendiri agar proses pemasangan bisa dilakukan dengan efektif,” ujar Budi Hartono, Direktur PT Bukaka Teknik Utama Tbk.
Tantangan utama proyek berada pada lokasi pembangunan yang memiliki akses terbatas. Alat berat berukuran besar tidak dapat masuk ke area proyek, sehingga tim engineering Bukaka melakukan rekayasa metode kerja dan merancang peralatan khusus untuk mendukung proses pemasangan struktur.
Pada tahap heavy lifting, dek lantai dengan bobot sekitar 25 ton per segmen diangkat secara presisi menggunakan sistem cable hoist dengan bentang mencapai 400 meter dari area counterweight di kedua sisi jembatan. Proses tersebut membutuhkan perencanaan, koordinasi, serta pengendalian keselamatan yang ketat.
Bukaka juga menerapkan metode pengelasan berpresisi tinggi pada area steel deck dan pylon baja. Pekerjaan ini dilakukan untuk memastikan integritas sambungan, kestabilan struktur, dan ketahanan jembatan dalam menghadapi beban operasional.
Struktur jembatan dirancang untuk mendukung beban hingga 500 kilogram per meter persegi. Lantai jembatan memadukan material kaca dan Wood Plastic Composite (WPC), dengan spesifikasi yang dikembangkan untuk mendukung aspek keselamatan dan kenyamanan pengunjung.
Setelah pekerjaan struktur utama diselesaikan oleh Bukaka, pemasangan lantai kaca dan pekerjaan akhir dilanjutkan oleh WIKA sebagai kontraktor utama. Sebelum dibuka untuk masyarakat, jembatan tetap harus melalui uji laik fungsi dan proses sertifikasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain menghadapi tantangan teknis, proyek ini juga mengalami penyesuaian anggaran dari alokasi awal sekitar Rp185 miliar menjadi sekitar Rp198 miliar. Seluruh pembiayaan proyek berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2024–2025, di bawah Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum.
Jembatan Gantung Kaca Sukamahi tidak hanya merepresentasikan kemajuan teknologi konstruksi nasional, tetapi juga berpotensi menjadi ikon wisata baru di Jawa Barat. Kehadirannya diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan, membuka peluang ekonomi lokal, dan memperkuat daya tarik kawasan Bendungan Sukamahi.
Melalui kolaborasi bersama WIKA, Bukaka terus membuktikan bahwa engineering excellence bukan hanya tentang membangun struktur, tetapi juga menghadirkan solusi yang aman, presisi, dan mampu menjawab tantangan medan ekstrem di Indonesia.
sumber artikel : https://teropongnews.com/2026/06/bukaka-teknik-utama-bukk-tuntaskan-struktur-utama-jembatan-gantung-kaca-terpanjang-ri-siap-dibuka-2026/

